Namaku Tarisa
Rahma, orang biasa memanggilku dengan sebutan Rahma. Kesuksesan karierku tidak
secemerlang kehidupan pribadiku. Aku dikenal orang sebagai dosen di Universitas ternama di
kota ini. Orang sekitar segan dengan jabatan dan pendidikan yang aku raih saat
ini. Namun semua itu terkadang tak membuatku bangga.
Masih ku lihat
buah hatiku yang tertidur lelap disampingku saat ini. Sesekali dia tersenyum
dengan mimpinya. Sungguh cantik sekali. Harta terindah yang aku miliki saat ini
hanyalah dia.
Aku buka jendela
kamarku, aku melihat bintang-bintang masih bersinar terang di langit. Kepekatan
malam saat itu menjadi cerah dengan kehadirannya. Tak terasa air mata ini jatuh
lagi. Berkali-kali aku menghapusnya, namun air mata itu tetap saja mengalir
tanpa bisa aku tahan. Lamunanku melayang dengan kejadian yang sangat
menyakitkan.