Cinta...setiap orang pasti pernah merasakan
ini. Cinta tidak selalu digambarkan pada sebuah pasangan. Cinta pada sang Maha
Pencipta harus diterapkan diatas segalanya. Cinta pada orangtua, sahabat,
kerabat dan cinta pada yang lainnya. Cinta yang kita rasakan tersebut tentu
berbeda porsi dan perlakuannya. Namun apakah kita memang sudah benar-benar merasakan cinta dengan apa yang
sudah kita lakukan pada yang kita cintai.
Begitupun aku, akupun sama seperti yang lainnya yang pernah
atau sedang merasakan cinta. Tapi terkadang aku merasa, apakah cinta yang
kurasakan ini hanya di mulut saja, ketika apa yang aku lakukan tak
seindah apa yang kuucapkan.
Aku sangat mencintai-NYA, begitu yang selalu aku ucapkan dalam
hati. Aku sangat mencintai Sang Maha Segalanya. Cukup Engkau bagiku. Begitu
yang selalu tertanam di hatiku. Namun,
ketika aku merasakan apa yang sudah aku perbuat, rasanya aku malu telah
mengatakan itu. Terkadang aku suka lupa kewajiban yang harus aku tunaikan
sebagai hamba. Harus aku ralat, bukan ‘LUPA’ tapi terkadang disengaja hanya
karena kepentingan dunia.